Tak pernah aku sia-siakan hidup yang sudah menempuh kepala 2, dimana aku sudah tampak dewasa tetapi aslinya masih sama dengan umur sebelum-sebelumnya. Terimakasih ku banggakan buat ayahku yang pertamakali ngasi ucapan "selamat ulang tahun anakku, kedewasaanmu tak terasa sudah membawa pernikahan ayah dan mamah selama lebih dari 20 tahun, kamu kini beranjak 20 tahun mulai belajarlah dengan mennyayangi adik-adikmu, petualanganmu bukan sampai disini ingatlah yang di belakang ayo rabalah yang di depan" ga lupa juga ucapan dari mamah yang ngeleket banget di hati, "nak, selamat ulang tahun ya mamah ga bisa ngasi sesuatu, jaga diri baik-baik kamu sekarang udah tidak anak kecil lagi belajarlah menuju kedewasaan yang lebih. Pesenlagi dari mamah, kalo udah bermain dengan temen cowok inget keadaan ya sholatnya jangan lupa terus, malesnya dikurangin, mamah rewel karna mamah sayang kamu :* "
Masih punya kekecewaan yang dalam, dimana dalam kebahagiaanku hari ini aku menunggu tentang sahabatku yang disana untuk mengucapkan selamat ulang tahun untukku, ku menunggu dan hasilnya nihil.. aku kecewa, sahabat, aku tak mengharapkan kado yang sepesial darimu yang ku tunggu hanyalah ucapan darimu. Tapi, pemikiranku beda dengan jalanmu sekarang, kamu memenag sudah amnesia denganaku yang disini sahabat. Denganku saja kau tak peduli apalagi dengan hari ulang tahunku, ya sudahlahh.. sahabat, mungkinkah engkau memang benar tak ingin berteman denganku lagi?? jika benar itu adanya maaf jika aku selalu mengharapkanmu :"(
Tak ingin termenung dengan hari yang menyenangkan ini aku berusaha bangkit!! masih ada yang menggantikan sesuatu yang menghambat, dan ternyata aku juga banyak teman, terimakasih buat temen-temen yang ngasih ucapan buat aku maaf ga bisa bales kalian dengan sesuatu yang lebih. Mungkin, doaku yang akan mewakili rasa terimakasihku untuk kalian :D semoga doa yang kalian berikan padaku esok nanti akan terwujudkan, amiiiiiiiiinnn.. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar